-->

Asal Muasal Nama Dzu al-Nun al-Misri

 

Nama lengkapnya adalah Abū al-Faydh bin Aḥmad. Namun diterkenal dengan Dzū al-Nūn al-Miṣrī. Diceritakan pula suatu ketika Dzū al-Nūn al-Miṣrī menumpang sebuah kapal saudagar kaya, tiba-tiba saudagar itu kehilangan permata yang berharga, dari kejadian ini Dzū al-Nūn al-Miṣrī dituduh sebagai pencuri dari permata tersebut, karena tuduhuan ini ia disiksa dan dianiaya sampai dipaksah untuk mengembalikan permata itu.

Dalam keadaan teraniaya itu, ia menengadahkan kepalanya ke langit sambil berdo‟a “Wahai Tuhan, Engkaulah Yang Maha Tahu”. Hanya dengan ucapan itu dari suara hati terdalam, tiba-tiba muncullah ribuan ekor ikan NÅ«n kepermukaan air mendekati kapal sambil membawa permata di mulutnya masing-masing. DzÅ« al-NÅ«n al-Miá¹£rÄ« lalu mengambil sebuah permata dan menyerahkannya kepada saudagar yang kehilangan tadi. Dari peristiwa itulah, ia digelari dengan DzÅ« al-NÅ«n yang artinya si pemilik ikan NÅ«n.

Suatu ketika Dzū al-Nūn al-Miṣrī menyuruh seorang pemuda yang dikenal tidak menyukai sufi atau pemuda ini suka mengejek golongan-golongan sufi. Dzū al-Nūn alMiṣrīmenyuruhnya agar menggadaikan cincin permatanya ke pasar dengan harga 1 dinar. Setelah keliling-keliling pasar, pemuda tersebut tidak menemui seorangpun yang bersedia membayar 1 dinar untuk cincin Dzū al-Nūn al-Miṣrī. Sehingga pemuda itu lapor ke Dzū alNūn al-Miṣrī tentang hal tersebut. Mendengar laporan ini, Dzū al-Nūn al-Miṣrī memerintahkan pemuda tersebut untuk menemui ahli permata, untuk menaksir harga dari cincin tersebut. Ternyata menurut ahli permata, harga cincin tersebut adalah 1000 dinar, padahal tadi ia disuruh menjual di pasar dengan harga 1 dinar tidak ada orang yang mau membelinya.

Dari kejadian ini, Dzū al-Nūn al-Miṣrī berkata kepada pemuda tersebut, pengetahuanmu tentang sufi sama dengan pengetahuan orang-orang di pasar tadi, tentang taksiran harga dari cincin permata ini. Engkau sebenarnya tidak mengetahui siapa seorang sufi yang biasa engkau ejek-ejek itu.

 sumber:  AL-ITQÄ€N, Volume 3, No.1 Januari – Juli "AYAT CINTA DALAM TAFSIR SUFI
(Analisis Kata Ḥub dalam Tafsir Dzū al-Nūn al-Miṣrī)" oleh Dr.Lilik Umi Kultsum, MA

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Asal Muasal Nama Dzu al-Nun al-Misri"

Post a Comment

SILAHKAN KOMENTAR

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel